Rabu

Gurah Hidung

Gurah Hidung adalah pengobatan alami yang telah dilakukan turun-menurun oleh masyarakat Indonesia. Khususnya masyarakat Yogyakarta yang tinggal di lingkungan pesantren. Pada awalnya gurah hidung digunakan oleh santri-santri yang tujuannya untuk mendapatkan suara yang bersih dan bagus. 

Dahulu gurah hidung menggunakan metode tetes langsung. Namun sekarang telah ada metode baru yaitu berupa kapsul gurah. Alhamdulillah kapsul gurah lebih efektif, tanpa nyeri dan tanpa sakit. Kapsul gurah ini adalah paduan resep pengobatan gurah tradisional Yogyakarta dan habasauda. Ramuan istimewa dengan fungsi utamanya ;
  • Antitusif (pereda batuk)
  • Bronkodilator (melonggarkan saluran pernafasan)
  • Ekspektoran (peluruh dahak dan lendir)
  • Antibiotik (menjaga tubuh dari serangan kuman)
  • Anti inflamasi (mengatasi peradangan)
Dengan fungsi tersebut obat gurah hidung ini insyaallah sangat cocok untuk mengatasi; Batuk, Influensa, Demam, TBC/flek, Ashma, Bonkitis, Polip, Sinusitis, Laringitis, Sesak nafas, Hidung meler, Alergi debu, Batuk rejan, ISPA, melarutkan nikotin rokok.

Komposisi dari Obat Gurah Hidung; Nigella sativa (al habatussauda), Clerodendron serratum (srigunggu), Andrographis paniculata (sambiloto), Zingiberis officinale (jahe)

Rekomendasi Pemakaian obat gurah hidung;
Pengobatan 3x sehari 1-2 kapsul
Pencegahan 2x sehari 1 kapsul

Anak diatas 1 tahun dan manula dosis setengahnya
Untuk penyakit kronis disarankan pengobatan intensif selama 3-4 bulan
Apabila hendak terserang flu / batuk / demam / masuk angin, minum 3 kapsul sekaligus selama 2-3 hari. Minum kapsul gurah sebelum makan (1-2 jam sebelum). Kecuali bagi penderita penyakit maag disarankan minum kapsul gurah setelah makan dan terapi disarankan dengan dosis rendah lalu ditingkatkan dosisnya.

Efek Tindak Balas
Efek sementara setelah minum obat gurah hidung setiap orang berbeda-beda. seperti  tenggorokan terasa kering atau sebaliknya banyak lendir (dahak), hidung meler seperti filek, pangkal hidung panas, batuk-batuk dll. Efek tersebut insyaallah untuk sementara, lakukan terus pengobatan. Selama terapi hindari (kurangi) minum es / air dingin, sambal, makanan berminyak, kurangi juga suara terlalu keras.

Oksidan, racun, kotoran, lendir, dahak dll dibuang melalui keringat, kencing dan buang air besar.